TEKA TEKI KABIN YANG GELAPBY HAFIZ FAHMI RASYID
Aku duduk di sudut ranjang tidur serta mengigat kejadian yang baru saja aku lihat, aku berusaha untuk melupakannya tapi tetap saja tak bisa , ini sangat menggangguku dan membuat aku ketakutan bila mengingatnya .
sore, waktu aku pulang sekolah bersama teman-temanku dan kami melewati hutan yang biasa kami lewati, tapi pada saat ini ada yang aneh dengan hutan ini kami memikirkannya ini hanya mendung biasa ketika hujan ingin turun, hawa dingin pun menyambar tubuh mungil kami berlima ini aku (reza), roni, rido, misel, dan maya. kami berlima sudah bersahabat dari kecil . rido mengeluarkan sweater yang dibawanya.
hutan semakin gelap, perjalanan semakin panjang sedangkan maya terlihat lelah disertai wajahnya yang mulai memucat . maya terjatuh, pingsan di tengah perjalanan sontak kami langsung panik dan menggerumbungi maya dengan terpaksa kami singgah ke dalam kabin yang tidak jauh dari sana.
"tok tok tok ...assalamualaikum" aku menggedur pintu
"za ! kok gak ada jawaban " kata roni
tanpa bercakap dan berkata misel langsung memegang gagang pintu yang terbuat dari tulang kerbau itu .
srettttttt........pintu pun terbuka perlahan sampai terbuka penuh dengan memamerkan isi ruangan depan dikabin tersebut ,
" nggak ada orang ? " kata aku
" iye nggak ada orang kita la
ngsung masuk aja yuk !" jawab misel
dengan lemas maya berkata " nggak ah gua takut "
"udah tenang aja kan disini ada kami yang ngejaga lo may !"
misel masuk duluan dengan beraninya masuk kekabin yang gelap dan hanya ditemani satu senter .
dengan detak jantung yang nggak beraturan kami menuju semakin dalam rumah itu ,lampu semakin meredup penerangan tidak terlalu jelas .
crep... senter pun mati kami hanya terdiam berdiri dirumah tersebut tanpa cahaya sama sekali , hitam dan gelap tanpa penerangan kami berjalan dengan meraba raba dinding kabin yang berdebu sangat tebal itu .
"dug dug dug " suara seorang yang berjalan mendekati keberadaan kami, kami hanya berdiri tanpa merasakan leleh karena tubuh sudah dimakan oleh ketakutan .
dug dug .............. dan diam suara yang membuat kami ketakutan itu tak ada lagi , dengan merasakan tenang tiba tiba muncul seorang tua dengan muka yang hancur muncul tiba tiba didepan kami dan membawa balok kayu besar ,
yang akan menghantam tubuh kami ini ..
kami lari dengan berpencar nyang tak tau harus jaln kemana ketakutan sudah menjalar diseluruh tubuh ....aku menemui sebuah pintu yang berukuran sedang , aku membukanya dengan rasa yang penuh ketakutan, " bila aku membuka pintu ini dan aku bertemu kakek itu lagi aku pasrah saja " gumamku di dalam hati .
aku menemui sebuah ruangan tidur semacam kamar anak yang didalamnya terdapat seorang anak perempuan sedang duduk disudut tempat tidur, aku ingin menghampirinya tapi tiba tiba datang seorang pembantu wanita yang membawa pisau di tangan nya dan langsung menusukan pisau itu tepat di dadanya .aku menjerit tapi dia tidak dengar. aku kembali menjauhi kamar itu sambil perlahan menengok kebelakang ..........jrengg(tau nggak apa ini ).
aku tidur di tengan tengah temanku didalam rumah sakit ..dan datanglah orang tua kami kami bertanya tanya tentang tadi lalu mereka menjawab" tadi kalian di temui di gubuk pos ronda " kami merahasiakan tentang ini ke orang tua kami " sampai sekarang ....
1 tahun kemudian..........................
orang tua ku ada di luar kota sekarang , aku bosan .dan duduk disudut ranjang . tiba tiba pembantuku membawa susu coklat kesukaan ku tapi ,,,dia seperti menyembunyikan sesuatu di belakang tubuhnya .
" mbak apa itu yang kau sembunyikan "
" kau ingin tau?" sambil mengeluarkan pisau
" UNTUK APA MBAK ITU PISOU ?''
CROTTTTTT....................... DARAH BERCUCURAN DI RANJANG DAN LANTAI
PERSIS SEKALI PAS REZA MELIHAT SEORANG ANAK PEREMBUAN TERBUNUH DI DALM KABIN TERSEBUT ,DAN UNTUNGNYA NYAWA REZA TERSELAMATKAN DAN PEMBANTUNYA DIPENJARAKAN
,............................................................................................END
INGIT LOH INI CERITA BOONGAN
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus